Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Netral

Menlu Inggris: Israel Tutup Mata soal 'Pembersihan Etnis' di Tepi Barat

Rabu, 9 September 2026, 01:36 WIB Sumber: DetikNews
Ukuran:

langkah berlaku dalam 6-9 bulan. Inggris juga menolak permohonan izin ekspor senjata yang berkontribusi pada pendudukan, serta menjatuhkan sanksi terhadap sayap keuangan Hizbullah dan mengembalikan sanksi ekonomi terhadap Iran.

Poin-Poin Utama

  • Menlu Inggris Ed Miliband menuding pemerintah Israel tutup mata atas pembersihan etnis di Tepi Barat.
  • Miliband menyatakan kepada parlemen Inggris pada Selasa (8/9/2026).
  • Istilah pembersihan etnis merujuk pada warga Palestina yang tergusur oleh pemukim Israel.
  • Inggris akan memberlakukan larangan impor barang dari permukiman ilegal di wilayah pendudukan.
  • Larangan impor dikoordinasikan dengan negara-negara lain.
  • Inggris akan mengambil tindakan terhadap perusahaan dan individu yang menyediakan jasa konstruksi, infrastruktur, pembiayaan, atau real estat untuk perluasan permukiman.
  • Langkah-langkah baru tersebut mulai berlaku dalam 6 hingga 9 bulan.
  • Inggris menjatuhkan sanksi terhadap kelompok pemukim ekstremis yang mendukung atau menghasut kekerasan terhadap komunitas Palestina.
  • Miliband adalah putra dari pengungsi Yahudi yang pindah ke Inggris.
  • Inggris sebelumnya menangguhkan lebih dari 30 izin ekspor senjata untuk militer Israel.
  • Inggris akan menolak semua permohonan izin senjata dan ekspor lain yang berkontribusi material pada pendudukan.
  • Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Asosiasi Al-Qard Al-Hasan, sayap keuangan Hizbullah di Lebanon.
  • Inggris memberlakukan kembali sanksi ekonomi terhadap Iran.
  • Sanksi Iran sejalan dengan tindakan Uni Eropa dan Amerika Serikat.
Tagar Terkait
#israel#palestina#inggris#tepi barat#sanksi#ed miliband#pembersihan etnis#pemukim
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya