Beranda Sabtu, 7 November 2026

!online

Kronologi Warta Umum

Jawaban Badan Geologi soal Potensi Tsunami Erupsi Berulang Anak Krakatau

Badan Geologi menyatakan tidak semua erupsi Gunung Anak Krakatau dapat memicu tsunami, karena tsunami Selat Sunda 2018 terjadi akibat keruntuhan sebagian besar tubuh gunung api ke laut dalam volume besar, bukan semata-mata dari kolom erupsi. Berdasarkan pemetaan morfologi terbaru, bentuk dasar dan kawah utama gunung relatif tidak menunjukkan perubahan signifikan, serta pertumbuhannya pascagempa 2018 masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan berskala besar. Meski demikian, Badan Geologi tetap memantau perkembangan aktivitas dan perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau secara intensif.

Total Warta 18 Laporan
Rentang Waktu 5 Hari Perkembangan
Redaksi Media 6 Portal
Sentimen Dominan Netral
Hari Ke-1

Minggu, 6 September 2026

4 warta
Hari Ke-2

Senin, 7 September 2026

6 warta
Hari Ke-3

Selasa, 8 September 2026

5 warta
Hari Ke-4

Rabu, 9 September 2026

1 warta
22:56 WIB Media Indonesia Netral

Potensi Erupsi gunung Anak Krakatau masih Tinggi

  • Gunung Anak Krakatau mengalami 12 kali erupsi strombolian sejak berakhirnya erupsi menerus pada 6 September 2026.
  • Erupsi strombolian diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus yang panjang.
Hari Ke-5

Kamis, 10 September 2026

2 warta