Badan Geologi: Suara Dentuman di Jabar dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
- Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria memastikan suara dentuman di Jawa Barat berasal dari erupsi Gunung Anak...
- Fenomena terjadi pada 4 hingga 5 September 2026.
Badan Geologi menyatakan tidak semua erupsi Gunung Anak Krakatau dapat memicu tsunami, karena tsunami Selat Sunda 2018 terjadi akibat keruntuhan sebagian besar tubuh gunung api ke laut dalam volume besar, bukan semata-mata dari kolom erupsi. Berdasarkan pemetaan morfologi terbaru, bentuk dasar dan kawah utama gunung relatif tidak menunjukkan perubahan signifikan, serta pertumbuhannya pascagempa 2018 masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan berskala besar. Meski demikian, Badan Geologi tetap memantau perkembangan aktivitas dan perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau secara intensif.