Erupsi Anak Krakatau, BMKG Sebut Peluang Muncul Tsunami di Bawah 40 Persen
- BMKG stated the potential tsunami from Anak Krakatau eruption is low at 40%.
- 20 tsunami gauge sensors around the Sunda Strait showed no water level anomalies.
BMKG menyatakan peluang tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berada di bawah 40 persen, berdasarkan pemantauan sensor tsunami gauge dan High-Frequency Radar Array yang tidak menunjukkan anomali muka air laut signifikan, meskipun tercatat gangguan geomagnetik dan petir vulkanik dengan intensitas lebih rendah dari letusan awal. Abu vulkanik dari erupsi telah menyebar hingga ke Jakarta, Jawa Barat, Banten, Lampung, dan Bengkulu pada ketinggian hingga 50.000 kaki. BMKG mengoptimalkan pemantauan terpadu selama 24 jam dan mengimbaup masyarakat pesisir Selat Sunda untuk meningkatkan kewaspadaan namun tetap tenang.
BMKG memantau potensi tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Hingga pukul 07.00 WIB belum terdeteksi anomali muka air laut...
Gunung Anak Krakatau masih sangat berbahaya karena memiliki potensi longsoran tubuh gunung bawah laut yang dapat memicu tsunami mendadak serta aktivitas erupsi...