Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Kronologi Warta Umum

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Jakarta

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang erupsi sejak Jumat (4/9) malam tercatat sudah menyebar hingga ke wilayah Jakarta. BMKG mencatat dua klaster sebaran abu: klaster pertama ke arah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dengan ketinggian hingga 20.000 kaki, sementara klaster kedua ke arah barat daya-barat laut mencakup Banten, Lampung, dan Bengkulu dengan ketinggian hingga 50.000 kaki. Dampak sebaran abu ini menyebabkan Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara hingga pukul 09.30 WIB.

Total Warta 107 Laporan
Rentang Waktu 39 Hari Perkembangan
Redaksi Media 9 Portal
Sentimen Dominan Netral
Hari Ke-2

Selasa, 4 Agustus 2026

1 warta
00:00 WIB Kompas Netral

Seberapa Tangguh Jakarta Menghadapi Bencana?

  • Gunung Anak Krakatau erupsi pada 5-6 September 2026.
  • Abu vulkanik dari luar Jakarta ganggu penerbangan, pendidikan, kesehatan, mobilitas, logistik, dan ekonomi.
  • Jakarta rentan terhadap bencana dari wilayah lain karena padat dan saling terhubung.
Hari Ke-35

Minggu, 6 September 2026

36 warta
09:07 WIB Republika Positif

Abu Vulkanik Selimuti Jakarta dan Bogor

  • Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak signifikan pada wilayah Jabodetabek.
  • Sebaran abu vulkanik meluas hingga kawasan Jakarta, Bekasi, Bogor, dan Depok.
  • Peristiwa terjadi pada Ahad, 6 September 2026.
09:50 WIB DetikNews Netral

Erupsi Anak Krakatau, Warga di Jakbar Kaget Tiba-tiba Rumah Banyak Debu

Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan abu vulkanik tipis menyelimuti permukiman di Cengkareng Timur, Jakarta Barat, pada Minggu (6/9/2026), masuk ke rumah warga hingga menempel di sofa dan motor. BMKG mencatat sebaran abu vulkanik terbagi dua klaster: ke arah Timur Laut-Selatan setinggi 20.000 kaki mencakup Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta ke barat daya-barat laut setinggi 50.000 kaki mencakup Lampung hingga Bengkulu.

12:08 WIB DetikNews Netral

Abu Anak Krakatau Menyebar ke Jakarta, Modifikasi Cuaca Digelar Sampai Malam

Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebar hingga wilayah Jakarta. BNPB akan menggencarkan operasi modifikasi cuaca hingga malam dengan dua metode, yaitu mendatangkan hujan untuk meluruhkan abu atau menggunakan water mist jika tidak ada pertumbuhan awan hujan. BMKG mencatat sebaran abu mencapai ketinggian 20 ribu kaki ke arah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

12:12 WIB Sindonews Negatif

8 Cara Melindungi Diri dari Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda meningkatkan potensi paparan abu vulkanik yang dapat mengiritasi mata, kulit, dan saluran pernapasan serta menyebabkan keluhan seperti batuk, gatal tenggorokan, hidung berair, hingga sesak napas. Masyarakat di wilayah terdampak dianjurkan tetap berada di dalam ruangan dengan menutup pintu dan jendela rapat, menggunakan masker penyaring seperti N95 jika harus keluar, serta melindungi mata dari paparan abu vulkanik.

12:53 WIB Sindonews Netral

Jabodetabek Terdampak Abu Vulkanik, Menkes Imbau Jangan Keluar Rumah Dulu

Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan abu vulkanik yang berdampak ke wilayah Jabodetabek. Menkes Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk sementara tidak keluar rumah guna mengurangi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu pernapasan, mata, dan kulit. Jika harus keluar, masyarakat diminta menggunakan masker sebagai perlindungan.

14:04 WIB Media Indonesia Netral

Warga Jakarta Diimbau Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Pemprov DKI Jakarta mengimbaumasyarakat menerapkan protokol 5M sebagai terhadap penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang telah mencapai wilayah Jakarta. Gunung tersebut berada pada Level III Siaga setelah mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026) pukul 07.10 WIB dengan sebaran abu yang terpantau meluas hingga ke Jakarta dan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Gubernur Pramono menyatakan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk memantau pergerakan abu vulkanik yang dipengaruhi kondisi angin.

15:29 WIB CNN Netral

Erupsi Anak Krakatau, Prabowo Minta Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada

Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan penutupan sejumlah bandara akibat sebaran abu vulkanik yang menjangkau wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu. Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tetap tenang dan waspada, dengan menerapkan prosedur keselamatan seperti menggunakan masker, melindungi mata, menutup pintu jendela, serta menjaga kebersihan diri.

16:38 WIB Sindonews Negatif

Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau Bisa Bikin Pesawat Retak

  • Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak terhadap penerbangan di berbagai Bandara Internasional Indonesia.
  • Sejumlah maskapai penerbangan membatalkan penerbangan akibat abu vulkanik.
  • Pesawat yang masuk wilayah VONA (Volcanic Observatory Notice to Aviation) akan menyedot abu vulkanik ke mesin.
17:54 WIB DetikNews Netral

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kenneth DPRD DKI Imbau Warga Jakarta Tak Panik tapi Tetap Waspada

BMKG memantau 24 jam sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang melingkupi wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu. Kenneth dari DPRD DKI Imbau masyarakat tidak panik namun tetap waspada dengan menggunakan masker, mengurangi aktivitas luar ruangan, dan menjaga kebersihan lingkungan. Dia juga meminta fasilitas kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

18:07 WIB Sindonews Netral

Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Imbau Masyarakat Tenang dan Waspada

Presiden Prabowo Subianto memantau perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada wilayah Jakarta, Banten, dan Lampung. Melalui akun Instagram resmi, Prabowo imbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan pemerintah dan tidak mendekati zona bahaya yang telah ditetapkan.

20:26 WIB Kompas Netral

Erupsi Anak Krakatau, Presiden Prabowo Minta Warga Tak Dekati Zona Bahaya

  • President Prabowo Subianto urged residents of Jakarta, Banten, Lampung, and the Sunda Strait area to stay calm and remain alert regarding increased activity of Mount Anak Krakatau.
  • Residents were instructed not to approach the designated danger zone.
  • The statement was made via the official Instagram account @presidenrepublikindonesia on Sunday (6/9/2026).
23:50 WIB DetikNews Netral

Menkomdigi Imbau Warga Waspadai Dampak Erupsi Anak Krakatau

  • Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengimbau warga waspadai erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Gunung Anak Krakatau menunjukkan aktivitas vulkanik signifikan sejak Jumat (4/9) malam.
  • Status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III atau Siaga per Minggu (6/9/2026).
Hari Ke-36

Senin, 7 September 2026

39 warta
05:45 WIB Republika Negatif

Lihat Lebih Dekat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

  • Gunung Anak Krakatau memuntahkan abu volkanik dengan partikel mikroskopis berwarna-warni.
  • Pengguna Instagram @montessoriroo mengungkap keindahan abu lewat eksperimen mikroskop.
  • Epidemolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman memperingatkan bahaya abu volkanik bagi tubuh.
07:00 WIB Kompas Netral

Cara Melindungi Anak dari Bahaya Abu Vulkanik

  • Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menyelimuti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Banten, Lampung, dan sebagian Jawa Barat.
  • Ketua PP IDAI Piprim Basarah Yanuarso menyatakan abu vulkanik dapat menggores dan mengiritasi saluran pernapasan anak.
  • Abu vulkanik terbentuk dari pecahan batuan, mineral, dan kaca vulkanik halus dengan permukaan tajam dan abrasif.
07:00 WIB Liputan6 Netral

BNPB Modifikasi Cuaca Tangani Abu Anak Krakatau

  • BNPB scheduled weather modification operation (OMC) for Monday (7/9/2026).
  • OMC targets volcanic ash remnants from Mount Anak Krakatau eruption.
  • BNPB Head Suharyanto announced plan at press conference in Graha Marinir Panti Perwira, Kwitang, Jakarta.
08:06 WIB Antara News Netral

BNPB siapkan OMC untuk luruhkan abu erupsi Anak Krakatau

  • BNPB prepares weather modification operation (OMC) to disperse volcanic ash from Mount Anak Krakatau eruption.
  • Ash spread across Jakarta, Banten, and Lampung provinces.
  • OMC execution pending safe weather and aviation conditions.
08:51 WIB Republika Netral

BNPB Siapkan OMC Luruhkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

  • BNPB prepares weather modification operation (OMC) to disperse volcanic ash from Mount Anak Krakatau across Jakarta, Banten, and Lampung.
  • OMC execution depends on weather conditions and flight safety due to ongoing volcanic ash impacts on airports.
  • Aircraft for OMC positioned at Pondok Cabe, ready for deployment when conditions allow.
09:43 WIB Liputan6 Netral

Infografis: Tips Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau

  • Hujan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau melanda pesisir Kabupaten Serang, Banten, pada Sabtu (5/9/2026) malam.
  • Abu vulkanik tersebut juga mencapai Depok dan Bintaro.
  • Dokter Tirta mengingatkan bahaya abu vulkanik terhadap saluran pernapasan.
09:58 WIB Liputan6 Netral

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau hingga Pagi Ini

  • BMKG released latest data on volcanic ash spread from Anak Krakatau as of 07.00 WIB on Monday, September 7, 2026.
  • Two clusters of volcanic ash identified based on PVMBG, VVAC Darwin, and Himawari-9 RGB imagery analysis.
  • First ash cluster spread from surface up to 15,000 ft moving southeast-northwest toward parts of Banten, West Java, Lampung, and Bengkulu.
10:51 WIB Media Indonesia Negatif

Purbaya Bersih-Bersih Rumah, Curiga Ada Abu Vulkanik

  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa curiga rumah pribadinya di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, terpapar abu vulkanik.
  • Rumah Purbaya lebih cepat kotor meski telah dibersihkan.
  • Ia menemukan sedikit material yang diduga abu vulkanik di sekitar rumahnya.
11:57 WIB Liputan6 Negatif

Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan 3,3 Juta Lansia

  • Kementerian Kesehatan memperkirakan 3,3 juta lansia berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Abu vulkanik mengandung silika tajam yang membahayakan paru-paru, mata, dan kulit.
  • Abu vulkanik yang bercampur air dapat mengeras seperti semen dan membutuhkan penanganan khusus saat dibersihkan.
13:12 WIB Media Indonesia Netral

Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas ke Banten hingga Bengkulu

  • Gunung Anak Krakatau erupsi pertama kali pada 4 September 2026.
  • Analisis citra satelit Himawari-9 pada 7 September 2026 pukul 09.00 WIB menunjukkan pola angin mendorong sebaran abu ke arah barat.
  • Wilayah terdampak sebaran abu meliputi sebagian Banten, Jawa Barat bagian barat-selatan, Lampung, dan Bengkulu.
14:13 WIB Antara News Netral

Prabowo pimpin rapat penanganan sejumlah bencana di Indonesia

  • President Prabowo Subianto led a limited meeting on disaster handling via video conference from Jakarta on Monday.
  • The meeting covered earthquakes in Flores, activity of Mount Anak Krakatau, and forest fires with smoke.
  • Indonesia is located in the Pacific Ring of Fire.
18:30 WIB DetikNews Netral

Presiden Prabowo Pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Bencana Alam

  • Presiden Prabowo Subianto memimpin ratas penanganan bencana secara hibrida dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9).
  • Rapat membahas gempa Flores (NTT), aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta karhutla penyebab kabut asap.
  • Hadir fisik: Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Kabalakhan Kemhan Marsdya TNI Yusuf Jauhari.
19:12 WIB Sindonews Netral

BNPB Bakal Gelar OMC dari Bandara Kertajati dan Semarang untuk Luruhkan Abu Vulkanik

  • BNPB melaporkan erupsi Gunung Anak Krakatau menurun, namun sebaran abu vulkanik masih mengganggu penerbangan.
  • Bandara di Jakarta, Tangerang, hingga Lampung ditutup sementara akibat dampak abu vulkanik.
  • Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan informasi tersebut dalam rapat di Graha Marinir Panti Perwira, Kwitang, Jakarta Pusat pada Senin (7/9/2026).
22:45 WIB CNN Netral

BMKG Buka Suara soal Peluang Abu Vulkanik Anak Krakatau ke DIY-Jateng

  • BMKG menyatakan potensi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke DIY dan Jawa Tengah sangat minim.
  • Pantauan citra satelit BMKG pada pukul 13.00 WIB menunjukkan sebaran debu vulkanik cenderung bergeser ke arah barat.
  • Debu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terdeteksi di sebagian wilayah Banten dan Jawa Barat bagian barat daya.
Hari Ke-37

Selasa, 8 September 2026

21 warta
03:47 WIB Media Indonesia Netral

Mengenal Bahaya Vog dan Gas Vulkanik bagi Kesehatan

  • Vog forms from chemical reaction between sulfur dioxide (SO₂) and oxygen, moisture, and sunlight in atmosphere.
  • Reaction produces aerosols containing fine particles and acid droplets such as sulfates and sulfuric acid.
  • Vog spread depends on wind direction and speed, allowing impact far from eruption center.
06:57 WIB Liputan6 Netral

BMKG: Abu Vulkanik Anak Krakatau Diprakirakan Menjauhi Indonesia

  • BMKG memprakirakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bergerak menjauhi wilayah Indonesia.
  • Prakiraan berdasarkan pemantauan BMKG pada Selasa, 8 September 2026 pukul 04.00 WIB.
  • Data bersumber dari PVMBG, VAAC Darwin, dan analisis citra RGB Himawari-9 pada 8 September 2026 pukul 04.00 WIB.
08:00 WIB Kompas Netral

Erupsi Anak Krakatau Menguji Ketangguhan Jakarta Hadapi Bencana dari Luar Wilayah

  • Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak lintas wilayah ke Jakarta, mengganggu penerbangan, pendidikan, kesehatan, dan distribusi barang.
  • BMKG pantau sebaran abu vulkanik pada Selasa (8/9/2026) pukul 08.00 WIB.
  • Abu vulkanik lapisan rendah bergerak ke Banten bagian barat laut dan Samudra Hindia sebelah barat Banten pada ketinggian hingga 7.000 kaki atau 2,1 km.
08:39 WIB Kompas Netral

Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya bagi Kesehatan?

  • Erupsi gunung berapi melontarkan abu vulkanik berupa partikel sangat halus dari batuan, mineral, dan kaca vulkanik.
  • Partikel PM10 dan PM2,5 dalam abu vulkanik dapat terhirup hingga saluran napas bagian dalam.
  • Erupsi juga mengemisikan gas sulfur dioksida dan karbon monoksida.
09:54 WIB Liputan6 Netral

Anak Krakatau Erupsi Lagi Pagi Ini, Simak Detailnya

  • Gunung Anak Krakatau erupsi tiga kali pada Selasa (8/9/2026) antara pukul 05.08-07.49 WIB.
  • Erupsi pertama terjadi pukul 05.08 WIB dengan amplitudo 47 mm dan durasi 15 detik.
  • Erupsi kedua terjadi pukul 05.34 WIB dengan amplitudo 44 mm dan durasi 10 detik.
13:15 WIB Sindonews Netral

Hasil Uji Abu Vulkanik Anak Krakatau Negatif, BMKG Tetap Lanjutkan OMC

  • BMKG konfirmasi lima bandar udara buka kembali operasional penerbangan setelah paper test negatif abu vulkanik.
  • Pemantauan Selasa (8/9/2026) verifikasi ruang udara dan landasan bandara aman dari sebaran abu Gunung Anak Krakatau.
  • Pengujian paper test pukul 06.00 WIB nyatakan delapan bandara negatif paparan abu vulkanik.
16:23 WIB Sindonews Netral

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, BNPB: Lampung-Banten Kondusif

  • BNPB confirms Lampung, Banten, Jawa Barat, and DKI Jakarta are kondusif from volcanic ash of Mount Anak Krakatau.
  • Plt Kapusdatinkom BNPB Berton Panjaitan delivered the statement during a press conference on Selasa (8/9/2026).
  • Based on satellite imagery analysis, volcanic ash from Mount Anak Krakatau is moving westward following wind direction.
21:18 WIB DetikNews Netral

DPR Ingatkan Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Erupsi Perlu Diperhatikan

  • Anggota Komisi VIII DPR RI Surahman Hidayat mengingatkan kebutuhan dasar warga terdampak erusi Gunung Anak Krakatau harus dipenuhi.
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Jumat malam, 4 September 2026 mengganggu aktivitas masyarakat.
  • Dampak erusi berpotensi mempengaruhi kesehatan, ekonomi, pendidikan, mobilitas, dan kondisi sosial keluarga.
Hari Ke-38

Rabu, 9 September 2026

8 warta
07:56 WIB Republika Negatif

Abu Vulkanik yang Masuk ke Pernapasan Bisa Sebabkan Peradangan Paru

  • Dokter spesialis paru RSUD Kota Tangerang Virginia Nurya Hikmawati menyatakan partikel abu vulkanik yang terhirup hingga paru-paru dapat memicu peradangan jaringan pernapasan.
  • Abu vulkanik memiliki kandungan partikel mineral dan logam, termasuk kuarsa dan silika.
  • Debu biasa mengandung tanah, serat kain, jamur, maupun alergen.
08:13 WIB Media Indonesia Netral

Dokter Ungkap Kandungan Logam Abu Krakatau Pemicu Sesak Napas

  • Gunung Anak Krakatau erupsi menyebarkan abu vulkanik ke Jabodetabek dan Jawa Barat.
  • Dokter spesialis paru RSUD Kota Tangerang Virginia Nurya Hikmawati memperingatkan bahaya paparan partikel abu vulkanik.
  • Abu vulkanik mengandung partikel mineral dan logam termasuk kuarsa dan silika.
20:00 WIB DetikNews Netral

DPR Tegaskan Afirmasi Perempuan dalam Seleksi Penyelenggara Pemilu

  • DPR menegaskan afirmasi keterwakilan perempuan penyelenggara pemilu diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 dan UU Nomor 10 Tahun 2016.
  • Afirmasi penyelenggara pemilu tidak dapat disamakan dengan afirmasi peserta pemilu karena mekanisme pengisian berbeda.
  • Peserta pemilu wajib memenuhi keterwakilan perempuan paling sedikit 30%.
21:04 WIB Kompas Netral

Bahayakah Abu Vulkanik?

  • Gunung Anak Krakatau melepaskan abu vulkanik yang berdampak pada warga di beberapa provinsi.
  • Abu vulkanik terbentuk dari debu halus yang disemburkan saat erupsi gunung api.
  • Partikel abu vulkanik berukuran kecil dan memiliki tekstur tajam, berbeda dari debu biasa.
Hari Ke-39

Kamis, 10 September 2026

2 warta
07:58 WIB Antara News Negatif

Abu vulkanik bisa bertahan berapa lama setelah erupsi gunung?

  • Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau awal September 2026 hembuskan kolom abu ke Banten, Jakarta, Jawa Barat.
  • Dampak erupsi ganggu penerbangan dan aktivitas masyarakat di sejumlah daerah.
  • Badan Geologi masih pantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.